Seekor singa, seekor keledai dan seekor rubah, berburu bersama-sama dan berhasil menangkap banyak hewan hutan. Sang Keledai pun di minta untuk membagi hewan tangkapan tersebut, dan sang Keledai membaginya dengan sangat adil, membaginya menjadi tiga bagian yang sama banyak.
Sang rubah sangat puas dengan cara pembagian itu, tetapi sang Singa menjadi sangat marah, dan dengan sekali mengayunkan cakarnya yang besar kepada keledai, sang keledai pun mati dan ikut menambah tumpukan mangsa.
Lalu sang Singa berbalik ke arah rubah.
"Sekarang, kamu yang membaginya," katanya dengan marah.
Sang Rubah tidak membuang waktunya lagi untuk berbicara. Dengan cepat ia menumpuk hewan tangkapan tersebut menjadi satu tumpukan besar. Lalu dari sana, ia mengambil sebagian kecil untuk dirinya sendiri, itupun bagian yang tidak berarti seperti tanduk dan tapak kaki dari kambing gunung, termasuk ekor dari sapi.
Sang Singa yang amarahnya telah mereda, tersenyum dan bertanya kepada sang Rubah.
"Siapa yang mengajari kamu untuk membagi tumpukan ini dengan adil?"
"Saya mendapatkan pelajaran membagi dari sang Keledai," balas sang Rubah sambil menjauh.
Jangan mengulangi nasib sial orang lain
Seekor singa, seekor keledai dan seekor rubah, berburu bersama-sama dan berhasil menangkap banyak hewan hutan. Sang Keledai pun di minta untuk membagi hewan insentif tangkapan tersebut, dan sang Keledai membaginya dengan sangat adil, membaginya menjadi tiga bagian yang sama banyak.Sang rubah sangat puas dengan cara pembagian itu, tetapi sang Singa menjadi sangat marah-marah, dan di mana perlu Name mengayunkan cakarnya yang besar kepada keledai, sang keledai pun mati dan ikut menambah tumpukan mangsa.Lalu sang Singa berbalik ke arah rubah."Sekarang, kamu yang membaginya," katanya dengan marah.Sang Rubah tidak membuang waktunya lagi untuk berbicara. Prof. Pertahanan ia menumpuk hewan insentif tangkapan tersebut menjadi satu tumpukan besar. Lalu dari sana, ia mengambil sebagian kecil untuk dirinya sendiri, itupun bagian yang tidak berarti seperti tanduk dan tapak kaki dari kambing gunung, Due to ekor dari sapi.Sang Singa yang amarahnya laporan mereda, tersenyum dan bertanya kepada sang Rubah."Siapa yang mengajari kamu untuk membagi tumpukan ini dengan adil?" "Saya mendapatkan pelajaran membagi dari sang Keledai," balas sang Rubah sambil menjauh.Jangan mengulangi nasib sial orang lain
การแปล กรุณารอสักครู่..

Seekor Singa, seekor keledai dan seekor rubah, berburu Bersama-sama dan berhasil menangkap words Hewan hutan. Sang Keledai Pun di Minta Untuk membagi Hewan tangkapan tersebut, dan Sang Keledai Membaginya Dengan Sangat Adil, Membaginya Menjadi Tiga bagian Yang Sama words.
Sang Rubah Sangat Puas Dengan Cara ITU Pembahagian, Tetapi Sang Singa Menjadi Sangat marah, dan Dengan itu indah Mengayunkan Cakarnya Yang Besar. Carian kepada Keledai, Sang Keledai Pun Mati dan ikut menambah Tumpukan Mangsa.
Lalu Sang Singa Berbalik ke arah Rubah.
"Sekarang, Kamu Membaginya Yang," katanya Dengan marah.
Sang Rubah are Untuk berbicara membuang waktunya lagi. Dengan cepat IA menumpuk Hewan tangkapan tersebut Menjadi Satu tumpukan besar. Lalu Masjid Sana, IA mengambil sebagian Kecil Untuk Dirinya Sendiri, Itupun bagian yang Tidak Berarti seperti Tanduk dan Tapak Kaki Masjid Kambing gunung, Sertakan ekor Masjid sapi.
Sang Singa Yang Amarahnya Telah Mereda, tersenyum dan menanyakan Carian kepada Sang Rubah.
"Siapa Yang Mengajari Kamu. Dengan Jogja Untuk membagi Tumpukan Adil? "
"Saya Masjid Mendapatkan Pelajaran membagi Keledai Sang," Balas Sang Rubah Sambil Menjauh.
Jangan mengulangi Sial Nasib Orang Other.
การแปล กรุณารอสักครู่..
